Bagi anda yang bergelut dibidang IT, tentu tidak asing lagi dengan kebel UTP atau biasa disebut dengan Unshielded Twisted Pair.
Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari jenis bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.
Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki warna berbeda. Fungsi kabel UTP yaitu di gunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer.
Nah, apabila anda ingin membangun sebuah jaringan LAN, maka sebelum kebel tersebut bisa digunakan untuk menghubungkan antar komputer, maka pertama anda perlu melakukan crimping pada kabel UTP tersebut.
Untuk membuat Kabel UTP anda harus mempersiapkan alat-alat sebagai berikut :
1. Tang Crimping
Tang Crimping digunakan untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor RJ45, dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengcrimping kabel, alat ini bentuknya hampir sama dengan tang biasa yang sering kita lihat atau temui.
2. Kabel UTP
Kabel UTP di gunakan untuk menghubungkan antar komputer sehingga dapat saling terhubung dan saling berkomunikasi. Dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarnawarni yang tentunya mempunyai fungsi masing-masing.
3. Konektor RJ-45
Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN. Konektor RJ45 harus dipasangkan pada ujung kabel UTP apabila tidak maka Kabel UTP tidak akan berguna.
4. LAN Tester
LAN Tester adalah alat untuk menguji hasil crimping kabel, kalau crimpingan salah maka lampu di LAN Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di LAN Tester akan menyala dengan otomatis, jadi alat ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui hasil crimpingan kita.
Perbedaan Kabel Straight dan Cross Over
Sebelum kita mulai membuat kabel jaringan tipe straight dan cross over ada baiknya kita mengetahui fungsi dan perbedaan dari masing-masing kabel. Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadangkadang juga dipakai sesuai standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut
1. Menghubungkan antara komputer dengan switch
2. Menghubungkan komputer dengan LAN pada modem cable/DSL
3. Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4. Menghubungkan switch ke router
5. Menghubungkan hub ke router
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung lainnya. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut
1. Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
2. Menghubungkan 2 buah switch
3. Menghubungkan 2 buah hub
4. Menghubungkan switch dengan hub
5. Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.
Demikianlah perbedaan kedua jenis kabel straight dan cross over, dibawah ini akan dijelaskan lebih lanjut langkah-langkah untuk membuat kabel UTP straight dan cross over.
Cara Membuat kabel UTP Straight
1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kirakira 2 cm, lihat gambar berikut ini.
2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar gambar.
3. Setelah urutannya sesuai standar untuk pembuatan kabel UTP Straigth , sekarang potong dan ratakan ujung kabel, jika belum terlihat rata luruskan kembali dan potong dengan cutter tang crimping agar kabel terlihat lurus dan rapi.
4. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut :
5. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ45 sudah “menggigit” tiaptiap kabel, biasanya akan terdengar suara “klik” pada saat tang crimping di tekan kuat ke RJ45, lihat gambar berikut ini.
6.Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain dengan cara yang sama.
7. Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masingmasing ujung kabel (konektor RJ45) ke masingmasing port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.

